Breaking News
light_mode
Beranda » News » Lazismu Rayakan Milad ke-23: Komitmen Menguat untuk Kesejahteraan Semua

Lazismu Rayakan Milad ke-23: Komitmen Menguat untuk Kesejahteraan Semua

  • account_circle Feri Anugrah
  • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

FAIUMBANDUNG.ID, Jakarta — Memasuki usia ke-23 tahun, Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) terus menunjukkan konsistensinya sebagai lembaga filantropi Islam.

Lazismu tak hanya menyalurkan dana umat. Namun, juga merajut harapan dan menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Selama lebih dari dua dekade, Lazismu tidak sekadar hadir sebagai pengelola ZIS (Zakat, Infaq, dan Sedekah), melainkan sebagai jembatan amanah yang menghubungkan kebaikan dari para muzakki kepada jutaan penerima manfaat.

Kepercayaan dan dukungan dari masyarakat telah menjadi bahan bakar utama dalam menggerakkan setiap langkah, program, dan pelayanan yang dijalankan di berbagai penjuru negeri.

Dalam peringatan milad yang ke-23 bertema “Lazismu untuk Kesejahteraan Semua”, Ketua Badan Pengurus Lazismu PP Muhammadiyah, Ahmad Imam Mujadid Rais, menegaskan bahwa manfaat dari gerakan filantropi Islam harus dirasakan oleh seluruh ciptaan Allah.

“Mulai dari pemberdayaan dhuafa, pendidikan, lingkungan, ekonomi, kesehatan, hingga dukungan kepada para dai dan mubaligh, semuanya menjadi bagian dari komitmen kami,” ujar Mujadid dalam sambutannya di Jakarta, Jumat (4/7/2025).

Ia menekankan bahwa kesejahteraan bukan semata tentang aspek materi, tetapi juga tentang keadilan, kebahagiaan, ketenangan, dan keberkahan yang merata.

Oleh karena itu, setiap program Lazismu dirancang untuk memberikan dampak nyata, berkelanjutan, dan membawa maslahat seluas-luasnya bagi kehidupan.

Sebagai langkah awal di usia baru ini, Lazismu akan membangun dan memperbaiki sarana-prasarana belajar-mengajar di 300 sekolah Muhammadiyah yang tersebar di seluruh Indonesia.

Program ini ditargetkan selesai dalam waktu tiga bulan, sebagai wujud konkret kontribusi Lazismu dalam memajukan pendidikan nasional.

“Semoga 300 sekolah ini bisa menjadi lebih baik dan lebih layak, sehingga anak-anak kita mendapatkan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan berkualitas,” harap Mujadid.

Mengakhiri pernyataannya, ia mengajak semua pihak untuk terus bersama-sama menebar manfaat.

“Selamat Milad ke-23 untuk Lazismu. Semoga langkah-langkah kebaikan ini terus berlanjut dan menjadi harapan bagi mereka yang membutuhkan. Karena mereka masih menanti uluran kita, dan kita akan selalu ada untuk mereka,” pungkasnya.***(Soleh)

  • Penulis: Feri Anugrah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sosialisasi Akreditasi 2.0 LAM INFOKOM Digelar Serentak, UM Bandung Ambil Peran Strategis

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Feri Anugrah
    • 0Komentar

    FAIUMBANDUNG.ID, Bandung – Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung menjadi tuan rumah dalam kegiatan Sosialisasi dan Pendalaman Instrumen Akreditasi 2.0 Lembaga Akreditasi Mandiri Informatika dan Komputer (LAM INFOKOM) tahun 2025 untuk wilayah LLDIKTI IV. Kegiatan ini dilaksanakan di Auditorium KH Ahmad Dahlan, lantai tiga UM Bandung, Jalan Soekarno-Hatta Nomor 752, Senin (16/06/2025), diikuti oleh perwakilan berbagai perguruan […]

  • Bedah Buku Haji Fachrodin, IMM Tekankan Pentingnya Literasi dan Kesadaran Sosial

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Feri Anugrah
    • 0Komentar

    FAIUMBANDUNG.ID, Bandung – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Sosial dan Humaniora (FSH) bersama Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung menggelar acara bedah buku “Haji Fachrodin: Lokomotif Literasi dan Pers Islam” karya Dr Roni Tabroni MSi. Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat dengan tokoh penting dalam sejarah literasi dan […]

  • UM Bandung Siapkan Mahasiswa Terjun ke Desa Lewat KKN CERMARA 2025

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle Feri Anugrah
    • 0Komentar

    FAIUMBANDUNG.ID, Bandung – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Bandung (UM Bandung) akan menyelenggarakan Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2025 bagi 1.170 mahasiswa peserta KKN serta 70 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Kegiatan ini akan berlangsung pada Jumat–Sabtu, 1–2 Agustus 2025, sebagai bagian dari persiapan sebelum mahasiswa terjun ke masyarakat. Tema KKN […]

  • LabMu Academy dan UMJ Kolaborasi Cetak Trainer Bersertifikasi Internasional

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Feri Anugrah
    • 0Komentar

    FAIUMBANDUNG.ID, Jakarta – Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) mencetak sejarah baru dalam penguatan kapasitas sumber daya manusia dosen. UMJ menjadi kampus pertama di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) yang menyelenggarakan Training of Trainer (ToT) Internasional bersama LabMu Academy. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, mulai 21 hingga 24 Juli 2025, bertempat di Business Center […]

  • Dinilai Tidak Etis, IMM Subang Desak Bupati Copot Mantan Koruptor dari TP2D

    Dinilai Tidak Etis, IMM Subang Desak Bupati Copot Mantan Koruptor dari TP2D

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    SUBANG — Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kabupaten Subang menegaskan sikap menolak kehadiran figur-figur bermasalah dalam jajaran Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D). Mereka menilai penempatan Ojang Sohandi dan Bambang Heryanto sebagai bagian dari struktur tim merupakan bentuk penghinaan terhadap akal sehat publik sekaligus pengkhianatan terhadap rakyat Subang. Ketua PC IMM Kabupaten Subang Iqbal […]

  • Buya Cecep: Islam Tidak Anti Budaya, Tapi Harus Selektif dan Kritis
    PAI

    Buya Cecep: Islam Tidak Anti Budaya, Tapi Harus Selektif dan Kritis

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG – Wakil Dekan Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Bandung Cecep Taufikurrohman MA PhD menegaskan bahwa Islam bukanlah agama lokal, melainkan agama global yang bersumber dari wahyu Allah, tetapi senantiasa berdialektika dengan budaya manusia di bumi. Hal tersebut ia sampaikan dalam kajian Gerakan Subuh Mengaji (GSM) yang digelar secara daring oleh Pimpinan Wilayah Aisyiyah Jawa […]

expand_less