Breaking News
light_mode
Beranda » News » Prof Afif Jelaskan Politik Bukan Musuh Umat Islam, Tapi Instrumen Perubahan!

Prof Afif Jelaskan Politik Bukan Musuh Umat Islam, Tapi Instrumen Perubahan!

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG – Dekan Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung Afif Muhammad menilai bahwa politik pada masa lalu kerap dipersepsikan sebagai sesuatu yang identik dengan keburukan. Bahkan, berkembang anggapan bahwa seseorang akan tersingkir dari lingkaran kekuasaan jika tidak terlibat dalam praktik-praktik negatif di dunia politik.Hal tersebut disampaikan Afif saat memberikan sambutan dalam kuliah umum bertajuk “Politik dan Gen Z” yang diselenggarakan Program Studi Hukum Keluarga Islam di Auditorium KH Ahmad Dahlan pada Rabu (14/01/2026). Ia menyinggung dinamika politik Indonesia pada era 1970–1980-an yang dinilainya sangat berat bagi umat Islam.

Menurut Afif, pada periode tersebut umat Islam mengalami tekanan, pembatasan ruang gerak, dan minim keberpihakan dari penguasa. Selain itu, kaum muslimin juga kerap dicurigai memiliki agenda mendirikan negara Islam dan mengganti ideologi Pancasila, sehingga posisi mereka semakin terpinggirkan.

“Kaum muslimin saat itu mayoritas secara jumlah, tetapi minoritas dalam politik, ekonomi, budaya, dan sektor lainnya,” ujar Afif. Padahal, lanjutnya, politik merupakan instrumen kekuasaan yang sangat menentukan arah pembangunan bangsa. Pihak yang berada di luar jalur politik tidak memiliki ruang untuk ikut menentukan ke mana bangsa ini akan dibawa.

Kondisi tersebut membuat umat Islam, termasuk kalangan santri, tidak memiliki posisi sebagai subjek politik, tetapi hanya sebagai objek. Afif menuturkan, pada masa itu hampir mustahil membayangkan santri dapat menjadi anggota legislatif, kepala daerah, bahkan presiden, karena akses politik mereka dibatasi secara sistematis.

Pembatasan itu, kata dia, bahkan merambah ke ranah dakwah. Aktivitas keagamaan pun harus melalui izin aparat. Afif mengaku pernah mengalami langsung pembatalan jadwal khutbah Idulfitri di sebuah kampus karena materi khutbahnya dianggap bermuatan politik.

Namun, situasi berubah ketika umat Islam mulai aktif masuk dalam arena politik, membentuk partai, berpartisipasi dalam pemilu, dan terlibat dalam pengambilan kebijakan publik. Afif mencontohkan terpilihnya Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sebagai presiden dan banyaknya tokoh Islam, termasuk dari Muhammadiyah, yang kini berkontribusi nyata dalam pembangunan nasional.

Oleh karena itu, Afif menegaskan bahwa politik tidak selayaknya terus dipandang sebagai sesuatu yang kotor dan harus dijauhi. Ia mengingatkan generasi muda agar tidak takut terlibat dalam politik hanya karena stigma korupsi atau penyalahgunaan kekuasaan. “Tidak semua yang berpolitik pasti korupsi. Anak-anak muda justru perlu hadir untuk memperbaiki politik itu sendiri,” pungkasnya.***

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Feri Anugrah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kader Aisyiyah Harus Siap Pimpin Perubahan di Berbagai Lini

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Feri Anugrah
    • 0Komentar

    FAIUMBANDUNG.ID, Bandung – Ketua Pimpinan Pusat Aisyiyah Rohimi Zamzam menegaskan pentingnya kepemimpinan perempuan dalam dinamika gerakan Aisyiyah di forum penguatan ideologi persyarikatan yang diselenggarakan oleh Unit SDM Perempuan UM Bandung. Dalam paparannya, Rohimi menyampaikan bahwa eksistensi Aisyiyah selama lebih dari satu abad adalah bukti kekuatan ideologi gerakan Islam berkemajuan yang dijalankan dengan komitmen, keikhlasan, dan […]

  • SUMU dan JULEHA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban: Cetak Juru Sembelih Profesional dan Sesuai Syariat

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Feri Anugrah
    • 0Komentar

    FAIUMBANDUNG.ID, Ambarawa — Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Kabupaten Semarang bekerja sama dengan JULEHA Indonesia menyelenggarakan pelatihan penyembelihan hewan kurban yang sesuai syariat pada Sabtu, Mei 2025. Kegiatan ini digelar di Masjid Darussalam, Losari Sawahan, Ambarawa, dan diikuti puluhan peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Semarang. Ketua Takmir Masjid Darussalam Sumarno mengapresiasi kegiatan ini sebagai bentuk […]

  • Santri Al-Furqon Didorong Jadi Kader Muhammadiyah Sejati yang Adaptif dan Progresif

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Feri Anugrah
    • 0Komentar

    FAIUMBANDUNG.ID, Tasikmalaya – Suasana haru dan penuh rasa syukur mewarnai kegiatan Takriimun Najihiin yang digelar di Al-Furqon Sport Centre, Ahad (1/6/2025), sebagai penanda kelulusan 51 santri akhir Pesantren Muhammadiyah Al-Furqon Singaparna, Tasikmalaya, Jawa Barat. Kegiatan ini menjadi momen bersejarah bagi angkatan ke-28 Pesantren Muhammadiyah Al-Furqonyang telah menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan di pesantren. Dari jumlah tersebut, […]

  • Mahasiswa Teknik Informatika UM Bandung Torehkan Prestasi Lewat Esai Inovatif

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Feri Anugrah
    • 0Komentar

    FAIUMBANDUNG.ID, Bandung – Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung Aqsal Pasha Azzacky berhasil meraih juara dalam kompetisi esai tingkat nasional yang berlangsung pada Maret lalu. Esai yang ditulis Aqsal berjudul “Inovasi Pemuda untuk Masa Depan Berkelanjutan” dan memiliki panjang hingga 7.592 karakter. Tema tersebut diangkat sebagai bentuk kepeduliannya terhadap peran penting generasi […]

  • Bedah Buku Haji Fachrodin, IMM Tekankan Pentingnya Literasi dan Kesadaran Sosial

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Feri Anugrah
    • 0Komentar

    FAIUMBANDUNG.ID, Bandung – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Sosial dan Humaniora (FSH) bersama Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung menggelar acara bedah buku “Haji Fachrodin: Lokomotif Literasi dan Pers Islam” karya Dr Roni Tabroni MSi. Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat dengan tokoh penting dalam sejarah literasi dan […]

  • Danesh, Siswa SDI Al-Falah 1 Pagi Jakarta Siap Berlaga di Kejurnas Panahan 2025

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Feri Anugrah
    • 0Komentar

    FAIUMBANDUNG.ID, Jakarta – Siapa bilang anak SD belum bisa mengharumkan nama daerahnya? Athar Danesh Firmansyah, atau yang akrab disapa Danesh, siswa kelas 4 dari SDI Al-Falah 1 Pagi Jakarta Barat, akan mewakili DKI Jakarta dalam ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panahan Junior 2025 untuk kategori U13-U18. Kejuaraan ini akan digelar di Kudus, Jawa Tengah, mulai 28 […]

expand_less