Breaking News
light_mode
Beranda » News » Demam Kripto dan Ancaman Psikososial, Dosen UM Bandung Ingatkan Anak Muda Soal Bahaya Investasi Tanpa Literasi

Demam Kripto dan Ancaman Psikososial, Dosen UM Bandung Ingatkan Anak Muda Soal Bahaya Investasi Tanpa Literasi

  • account_circle Feri Anugrah
  • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

FAIUMBANDUNG.ID, Bandung — Dosen Prodi Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Bandung Yudi Haryadi SE MM mengupas fenomena demam investasi cryptocurrency (kripto) yang marak di kalangan anak muda dalam kajian Gerakan Subuh Mengaji (GSM) Aisyiyah Jawa Barat belum lama ini.

Ia menyoroti bahwa antusiasme terhadap kripto kerap berubah menjadi kecanduan yang menimbulkan dampak psikologis, sosial, bahkan ekonomi yang serius.

Dalam paparannya, Yudi menjelaskan bahwa kripto, dengan pasar yang aktif 24 jam dan fluktuasi ekstrem, dapat menimbulkan sensasi adiktif mirip judi online dan game digital.

Anak muda yang awalnya berniat berinvestasi justru terjebak dalam perilaku spekulatif karena minimnya literasi keuangan dan syariah.

Hal ini diperparah oleh pengaruh media sosial dan fenomena fear of missing out (FOMO) yang mendorong mereka ikut tren tanpa pemahaman.

Ia mengungkapkan bahwa kecanduan kripto berdampak negatif pada kesehatan mental, seperti stres, gangguan tidur, depresi, dan bahkan keretakan hubungan sosial.

Banyak kasus mahasiswa dan pekerja muda mengalami kerugian besar, bahkan berutang hingga ratusan juta rupiah karena ingin cepat kaya melalui kripto.

”Budaya konsumtif dan hedonisme menjadi latar subur dari fenomena ini,” jelasnya.

Yudi juga mengingatkan bahwa menurut perspektif Islam, kripto sebagai mata uang dinilai haram karena mengandung unsur gharar (ketidakjelasan), maisir (judi), dan spekulasi tinggi.

Namun, jika kripto memenuhi syarat sebagai komoditi yang jelas dan tidak mengandung unsur haram, penggunaannya dapat diperbolehkan.

Oleh karena itu, peran pemerintah dalam mengatur dan mengawasi sangat penting demi melindungi masyarakat.

Lebih lanjut, Yudi menekankan pentingnya pendidikan literasi keuangan sejak usia dini. Anak-anak harus diajarkan tidak hanya sebagai penerima uang, tetapi juga sebagai pengelola yang bijak.

”Pendidikan finansial tidak cukup diberikan saat dewasa, harus dimulai sejak kecil, agar terbentuk sikap tanggung jawab dan kesadaran terhadap nilai uang,” ujarnya.

Peran keluarga, lanjut Yudi, menjadi benteng utama dalam mencegah anak muda terjerumus dalam investasi bodong.

Orang tua dituntut hadir secara psikologis dan spiritual, membimbing anak memahami konsep harta sebagai amanah dari Allah, bukan alat untuk pamer atau ajang gengsi.

Dengan pondasi keimanan yang kuat, anak muda bisa lebih tahan terhadap godaan kekayaan instan.

Dalam konteks dakwah dan pendidikan, Yudi menyerukan perlunya kolaborasi antara keluarga, lembaga pendidikan, pemerintah, dan ulama untuk membentuk generasi yang cakap digital sekaligus kuat secara spiritual.

”Teknologi boleh canggih, tapi harus diimbangi dengan akhlak. Cuannya boleh besar, tapi harus halal dan membawa keberkahan,” tegasnya.

Ia menutup ceramah dengan ajakan agar generasi muda memandang harta sebagai alat kebaikan, bukan sumber kesombongan.

”Islam mengajarkan kehati-hatian dan keberkahan dalam setiap transaksi. Investasi dan teknologi modern pun harus dituntun oleh nilai-nilai keadilan, tanggung jawab, dan spiritualitas,” pungkasnya.***(FA)

  • Penulis: Feri Anugrah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dadang Kahmad: UM Bandung di Jalur yang Tepat Menuju Kampus Unggul

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Feri Anugrah
    • 0Komentar

    FAIUMBANDUNG.ID, Bandung — Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah sekaligus Ketua Badan Pembina Harian Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung Dadang Kahmad menyampaikan keyakinannya terhadap kepemimpinan Herry Suhardiyanto yang kembali dilantik sebagai Rektor UM Bandung periode 2025–2029. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa tidak semua orang yang ingin menjadi rektor mampu menjalankan amanah dengan baik. Namun, Dadang percaya Herry memiliki […]

  • Keluarga Adalah Madrasah Pertama, Jika Runtuh Maka Generasi Ikut Terancam

    Keluarga Adalah Madrasah Pertama, Jika Runtuh Maka Generasi Ikut Terancam

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Feri Anugrah
    • 0Komentar

    BANDUNG — Pemberitaan mengenai kasus inses atau hubungan seksual antaranggota keluarga sedarah belakangan ini ramai di Indonesia. Terlebih di media sosial. Padahal, praktik inses merupakan pelanggaran berat secara hukum, moral, dan agama. Hal tersebut menjadi perhatian serius dari Dekan Fakultas Sosial dan Humaniora Universitas Muhammadiyah Bandung Dr Irianti Usman MA saat menjadi narasumber dalam kegiatan […]

  • UM Bandung Perkuat Jejaring Internasional Lewat EUBCE 2025 di Spanyol

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Feri Anugrah
    • 0Komentar

    FAIUMBANDUNG.ID, Spanyol – Dekan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung Arief Yunan menjadi salah satu pemateri dalam ajang internasional bergengsi The 33rd European Biomass Conference and Exhibition (EUBCE 2025) yang diselenggarakan di Valencia, Spanyol, dari 09-13 Juni 2025. EUBCE merupakan forum tahunan terbesar di Eropa yang mempertemukan ilmuwan, akademisi, praktisi, dan pembuat […]

  • Dinilai Tidak Etis, IMM Subang Desak Bupati Copot Mantan Koruptor dari TP2D

    Dinilai Tidak Etis, IMM Subang Desak Bupati Copot Mantan Koruptor dari TP2D

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    SUBANG — Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kabupaten Subang menegaskan sikap menolak kehadiran figur-figur bermasalah dalam jajaran Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D). Mereka menilai penempatan Ojang Sohandi dan Bambang Heryanto sebagai bagian dari struktur tim merupakan bentuk penghinaan terhadap akal sehat publik sekaligus pengkhianatan terhadap rakyat Subang. Ketua PC IMM Kabupaten Subang Iqbal […]

  • Pesantren MGS Yogyakarta Cetak Hafidz yang Ramah Lingkungan dan Berwawasan Global

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle Feri Anugrah
    • 0Komentar

    FAIUMBANDUNG.ID, Sleman — Dalam semangat menyambut Tahun Baru Islam 1447 Hijriah, Pesantren Modern Muhammadiyah Green School (MGS) Yogyakarta menyelenggarakan acara bertajuk “Pendidikan Islam Masa Depan: Manusiawi, Holistik, dan Harmonis dengan Alam”. Agenda ini dirangkaikan dengan peletakan batu pertama pembangunan gedung asrama putra yang mengusung arsitektur tradisional limasan dan joglo. Gedung baru ini menjadi simbol komitmen […]

  • Top! Rumah Zakat Salurkan Beasiswa ke Mahasiswa UM Bandung

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle Feri Anugrah
    • 0Komentar

    FAIUMBANDUNG.ID, Bandung – Rumah Zakat menyalurkan beasiswa pendidikan senilai Rp13 juta kepada 20 mahasiswa Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung. Penyerahan beasiswa ini berlangsung di Gedung Rektorat UM Bandung, Jalan Soekarno-Hatta Nomor 752, Bandung, pada Selasa (17/06/2025). Kepala Cabang Rumah Zakat Kota Bandung Apriadi menyampaikan bahwa beasiswa tersebut merupakan bagian dari program dukungan pendidikan yang disalurkan melalui […]

expand_less