Breaking News
light_mode
Beranda » News » Aisyiyah Jawa Barat Perkuat Ketahanan Pangan

Aisyiyah Jawa Barat Perkuat Ketahanan Pangan

  • account_circle Feri Anugrah
  • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

FAIUMBANDUNG.ID, Bandung — Pimpinan Wilayah Aisyiyah Jawa Barat menggelar Resepsi Milad ke-108 sekaligus Musyawarah Pimpinan Wilayah (Musypimwil) di kompleks Aisyiyah Boarding School Bandung, Baleendah, Kabupaten Bandung, pada 27–28 Juni 2025.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk konsolidasi gerakan perempuan dalam membangun ketahanan keluarga dan pemberdayaan masyarakat.

Mengusung tema “Memperkokoh Ketahanan Pangan Berbasis Desa Qaryah Thayyibah Menuju Jawa Barat Istimewa”, acara ini menggarisbawahi komitmen Aisyiyah terhadap isu ketahanan pangan yang berbasis komunitas.

Aisyiyah ingin memperkuat peran perempuan dalam mengembangkan desa yang mandiri, sehat, dan berdaya secara ekonomi.

Berbagai tokoh penting turut hadir dalam kegiatan ini. Di antaranya Asisten I Pemprov Jabar Raden Dewi Sartika, Kepala BBPMP Jabar Komalasari, dan Tria Giri Ramdani dari Dinas Kesehatan Jabar.

Kemudian Bupati Bandung Dadang Supriatna dan Ketua PWM Jawa Barat Ahmad Dahlan. Seluruh pimpinan dan kader Aisyiyah se-Jawa Barat juga memeriahkan acara ini.

Ketua PW Aisyiyah Jabar Ia Kurniati dalam sambutannya menegaskan bahwa Aisyiyah konsisten dalam gerakan ketahanan pangan melalui berbagai program konkret.

“Kami terus melakukan pemberdayaan ekonomi, edukasi gizi, pendirian lumbung pangan, serta pengembangan ternak rumah tangga. Aisyiyah berkhidmat untuk bangsa,” tegasnya.

Sebagai bentuk kolaborasi strategis, dilakukan penandatanganan kerja sama antara PW Aisyiyah Jabar dengan BBPMP dan Dinas Kesehatan Jabar.

Kerja sama ini difokuskan pada edukasi masyarakat, peningkatan mutu pendidikan, serta pemberdayaan masyarakat dalam aspek kesehatan berdasarkan siklus hidup.

Ketua PWM Jawa Barat Ahmad Dahlan menyampaikan apresiasinya terhadap peran Aisyiyah. Ia menyebut Aisyiyah sebagai kekuatan penting dalam Persyarikatan Muhammadiyah.

“Tanpa Aisyiyah, Muhammadiyah akan pincang. Dakwah kepada perempuan membutuhkan pendekatan khusus, dan Aisyiyah telah membuktikannya,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua Pimpinan Pusat Aisyiyah, Rohimi Zamzam. Ia menyebut eksistensi Aisyiyah selama 108 tahun bukan karena jumlah semata, tetapi karena kualitas dan komitmen kadernya.

“Ketahanan bangsa berawal dari ketahanan keluarga dan pangan. Inilah peran penting perempuan,” tegasnya.

Menambah semarak acara, digelar pula sesi panen hasil budidaya pangan seperti timun, kol, dan sayuran lainnya.

Tanaman ini dikelola langsung oleh kader Aisyiyah sebagai wujud nyata gerakan Qaryah Thayyibah.

Rangkaian ini menegaskan bahwa ketahanan pangan bukan sekadar wacana, melainkan aksi nyata yang tumbuh dari komunitas.***

  • Penulis: Feri Anugrah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kurban Lazismu dan TelePerformance Indonesia Hadirkan Kebahagiaan di Desa Singasari

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Feri Anugrah
    • 0Komentar

    FAIUMBANDUNG.ID, Jonggol – Meskipun letaknya tak jauh dari Ibu Kota Jakarta, Desa Singasari di Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, masih menyimpan potret ketimpangan. Banyak warganya yang belum pernah merasakan bantuan hewan kurban. Inilah yang mendorong Lazismu dan TelePerformance Indonesia menjadikan desa ini sebagai titik prioritas dalam program Qurbanmu Bahagiakan Sesama. Pada momen Iduladha tahun ini, satu […]

  • Puisi Esai untuk Negeri, Cara UIN Bandung dan Denny JA Foundation Tingkatkan Literasi Sosial

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Feri Anugrah
    • 0Komentar

    FAIUMBANDUNG.ID, Bandung — Dalam upaya memperkaya literasi dan ekspresi keilmuan mahasiswa serta dosen, Forum Mahasiswa Pascasarjana (Formaca) UIN Sunan Gunung Djati Bandung berkolaborasi dengan Komunitas Puisi Esai, Denny JA Foundation, dan SupeR Jawa Barat menyelenggarakan Pelatihan Penulisan Puisi Esai pada Senin (30/06/2025). Bertajuk “Apa Itu Puisi Esai?”, kegiatan ini berlangsung di Lantai 5, Gedung Pascasarjana […]

  • Dampak Makanan Berformalin Terhadap Kanker

    Dampak Makanan Berformalin Terhadap Kanker

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Oleh: Siti Nurbaeti, Nurul Fadillah, dan Almaydha Naim Sulasikin* KANKER merupakan salah satu penyebab kematian utama di dunia. Kanker terjadi ketika sel-sel tubuh mengalami mutasi dan membelah secara tidak terkendali, yang kemudian dapat menyerang jaringan dan organ lain. Salah satu faktor risiko yang berkontribusi terhadap peningkatan kasus kanker adalah paparan bahan kimia karsinogenik, termasuk yang […]

  • Kader Aisyiyah Harus Siap Pimpin Perubahan di Berbagai Lini

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Feri Anugrah
    • 0Komentar

    FAIUMBANDUNG.ID, Bandung – Ketua Pimpinan Pusat Aisyiyah Rohimi Zamzam menegaskan pentingnya kepemimpinan perempuan dalam dinamika gerakan Aisyiyah di forum penguatan ideologi persyarikatan yang diselenggarakan oleh Unit SDM Perempuan UM Bandung. Dalam paparannya, Rohimi menyampaikan bahwa eksistensi Aisyiyah selama lebih dari satu abad adalah bukti kekuatan ideologi gerakan Islam berkemajuan yang dijalankan dengan komitmen, keikhlasan, dan […]

  • Perkuat Ekosistem Digital, Muhammadiyah Gandeng Danamon melalui MoU Strategis

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Feri Anugrah
    • 0Komentar

    FAIUMBANDUNG.ID, Yogyakarta – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah bersama PT Bank Danamon Indonesia Tbk resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) guna memperkuat ekosistem digital Satu Data Muhammadiyah atau SatuMu. Penandatanganan ini berlangsung di Kantor PP Muhammadiyah, Jalan Cik Ditiro, Yogyakarta, pada Rabu (23/07/2025). Dalam kesempatan tersebut, MoU ditandatangani oleh Ketua Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PP Muhammadiyah […]

  • Buya Cecep: Islam Tidak Anti Budaya, Tapi Harus Selektif dan Kritis
    PAI

    Buya Cecep: Islam Tidak Anti Budaya, Tapi Harus Selektif dan Kritis

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG – Wakil Dekan Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Bandung Cecep Taufikurrohman MA PhD menegaskan bahwa Islam bukanlah agama lokal, melainkan agama global yang bersumber dari wahyu Allah, tetapi senantiasa berdialektika dengan budaya manusia di bumi. Hal tersebut ia sampaikan dalam kajian Gerakan Subuh Mengaji (GSM) yang digelar secara daring oleh Pimpinan Wilayah Aisyiyah Jawa […]

expand_less