Breaking News
light_mode
Beranda » HKI » Mahasiswa yang Apatis Berpotensi Menjadi Korban Politik
HKI

Mahasiswa yang Apatis Berpotensi Menjadi Korban Politik

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandung – Ketua Pusat Studi dan Pengembangan Perdamaian (PSPP) Nawang Wulang Wawan Gunawan menegaskan bahwa kehidupan manusia sejatinya tidak pernah terlepas dari politik. Bahkan hal-hal yang kerap dianggap personal seperti cara berpakaian, pilihan berkerudung, hingga keputusan berkuliah pun merupakan bagian dari ekspresi politik dalam kehidupan sehari-hari.

Hal tersebut disampaikan Wawan saat menjadi narasumber dalam Kuliah Umum bertema “Gen Z dan Politik” yang digelar oleh prodi Hukum Keluarga Islam (HKI) UM Bandung di Auditorium KH Ahmad Dahlan, Jalan Soekarno-Hatta Nomor 752, pada Rabu (14/01/2026). Menurutnya, mahasiswa yang berhasil masuk perguruan tinggi sejatinya telah melewati proses politik melalui seleksi dan kompetisi yang ketat.

Wawan juga menjelaskan bahwa politik pada dasarnya bersifat netral. Politik menjadi kotor bukan karena hakikatnya, melainkan karena cara manusia menjalankannya. “Politik menjadi kotor ketika kekuasaan diraih dengan cara-cara tidak etis seperti suap. Sebaliknya, politik akan bersih jika proses kampanye dan mendapatkan kekuasaan dilakukan secara jujur,” ujarnya.

Ketika ditanya apakah saat ini masih ada politisi yang bersih, Wawan mengakui bahwa pertanyaan tersebut tidak mudah dijawab. Namun, ia menekankan pentingnya kesadaran kritis masyarakat, terutama generasi muda seperti mahasiswa, agar tidak apatis terhadap dunia politik dan justru ikut memperbaikinya.

Lebih jauh, dia mengutip pandangan budayawan dan penyair Gus Mus, Wawan menyebutkan bahwa politik terbagi ke dalam tiga bentuk, yakni politik kebangsaan, politik kerakyatan, dan politik kekuasaan. Politik kerakyatan tercermin melalui upaya pemberdayaan dan keberpihakan kepada masyarakat luas.

Oleh karena itu, dia pun mengajak mahasiswa UM Bandung untuk menentukan pilihan jalur politik yang akan diambil. Menurutnya, pilihan politik itu penting karena seseorang yang tidak memiliki sikap dan pilihan politik berpotensi menjadi korban politik.

Ia juga menyinggung terkait peran agama dalam penguatan demokrasi dan upaya mengatasi polarisasi sosial. “Agama harus jadi kekuatan moral yang mengedepankan nilai-nilai universal seperti kemanusiaan, keadilan, serta menjadi alat kritik atas ketidakadilan sosial dan politik, sekaligus memperkuat gerakan sipil yang berpihak pada kepentingan bersama,” tandasnya.

Pada waktu yang sama, Kaprodi Hukum Keluarga Islam UM Bandung Yudi Daryadi menegaskan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting sebagai upaya memperkuat literasi politik anak-anak generasi z yang terkadang mendapat stigma apatis terhadap politik. Oleh karena itu, Yudi berharap mahasiswa prodi HKI yang hadir pada acara ini harus bisa menegasikan stigma tersebut.

”Dalam arti bahwa persoalan politik tidak selalu harus diterjemahkan pada persoalan perebutan kursi kekuasaan. Kesadaran untuk membangun bangsa yang baik juga sesungguhnya itu bisa juga disebut sebagai kesadaran politik,” imbuh Yudi.

Dia juga berharap generasi z semakin melek politik, terutama melalui media sosial yang sudah menjadi keseharian mereka dewasa ini. Generasi z lahir saat era digital dan lekat hidupnya dengan media sosial. Mereka diharapkan mampu lebih peduli terhadap persoalan bangsa, termasuk politik, kritis terhadap gaya hidup pejabat negara yang terkesan arogan di jalan raya, misalnya, melalui media sosial yang mereka punya.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: SAB

Rekomendasi Untuk Anda

  • Company Visit Jadi Jembatan Teori dan Praktik Bagi Mahasiswa Manajemen UM Bandung

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Feri Anugrah
    • 0Komentar

    FAIUMBANDUNG.ID,Karawang – Dalam menghadapi era modern yang serba digital dan kompetitif, mahasiswa dituntut untuk memiliki kemampuan berpikir kritis dan adaptif agar mampu bersaing di dunia kerja. Hal itu disampaikan oleh Kaprodi Manajemen UM Bandung Indra Sasangka saat menjelaskan pentingnya kegiatan company visit yang dilaksanakan oleh program studi Manajemen UM Bandung. Indra menegaskan bahwa kampus sebagai […]

  • Prodi Ilmu Komunikasi UM Bandung Berpartisipasi dalam Silat APIK PTMA 2025 di UMC

    • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
    • account_circle Feri Anugrah
    • 0Komentar

    FAIUMBANDUNG.ID, Cirebon — Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung turut ambil bagian dalam kegiatan Silaturahmi Nasional (Silat) APIK PTMA yang digelar oleh Asosiasi Pendidikan Ilmu Komunikasi Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (APIK PTMA). Kegiatan tersebut berlangsung di Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) selama tiga hari, dari Minggu hingga Selasa, 22–24 Juni 2025. Silat APIK PTMA […]

  • LPPM UM Bandung Gelar Pembekalan KKN 2025, Siapkan Mahasiswa Jadi Agen Perubahan

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Feri Anugrah
    • 0Komentar

    FAIUMBANDUNG.ID, Bandung – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung menyelenggarakan Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) 2025 pada 1.204 Mahasiswa pada Sabtu, 2 Agustus 2025, bertempat di Auditorium KH Ahmad Dahlan UM Bandung. Acara diawali dengan sambutan oleh Kepala LPPM UM Bandung Dr H Ijang Faisal MSi yang menyampaikan pentingnya KKN […]

  • Jihad Besar Muhammadiyah Satukan Umat Islam dengan Kalender Hijriah Global Tunggal

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Feri Anugrah
    • 0Komentar

    FAIUMBANDUNG.ID, Bandung – Dalam kajian Gerakan Subuh Mengaji (GSM) Aisyiyah Jawa Barat belum lama ini, dosen prodi Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Bandung Ihsan Imaduddin menjelaskan urgensi penerapan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Kalender yang baru diluncurkan oleh Muhammadiyah ini dirancang untuk menggantikan beragam sistem kalender hijriah lokal yang selama ini digunakan oleh umat Islam di […]

  • Dalami Psikologi Klinis, Mahasiswa Psikologi UM Bandung Kunjungi Rumah Sakit Jiwa

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Feri Anugrah
    • 0Komentar

    FAIUMBANDUNG.ID, Bandung – Mahasiswa prodi Psikologi UM Bandung melaksanakan kunjungan edukatif ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Jawa Barat di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, sebagai bagian dari upaya pendalaman materi mata kuliah Psikologi Klinis dan Abnormal. Kegiatan ini berlangsung pada dua gelombang, yakni Selasa, 24 Juni dan 1 Juli 2025, dengan melibatkan sebanyak 148 mahasiswa […]

  • Pemuda Muhammadiyah Sumedang Gagas Inovasi Kelola Sampah Lewat Seminar Inspiratif

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Feri Anugrah
    • 0Komentar

    FAIUMBANDUNG.ID, Sumedang – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, sukses menyelenggarakan seminar bertajuk “Pemuda Ta’mirul Alam: Inovasi Kreatif Pemuda Mengelola Sampah” pada Selasa (17/06/2025). Kegiatan ini berlangsung di Mentari Business Center (MBC) Sumedang dan menghadirkan para tokoh serta perwakilan dari berbagai Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah. Berbagai ortom hadir meramaikan acara ini, seperti […]

expand_less