Breaking News
light_mode
Beranda » News » Lulusan UM Bandung Harus Jadi Agen Perubahan Berilmu dan Berakhlak

Lulusan UM Bandung Harus Jadi Agen Perubahan Berilmu dan Berakhlak

  • account_circle Feri Anugrah
  • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG – Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat Wahyu Srigutomo menegaskan bahwa integrasi keilmuan menjadi kebutuhan strategis bagi universitas Islam. Termasuk juga Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung.

Pesan tersebut ia sampaikan dalam kegiatan Baitul Arqam Purna Studi yang digelar Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Al-Islam Kemuhammadiyahan (LPPAIK) UM Bandung di Auditorium KH Ahmad Dahlan, Kamis (14/8/2025), di hadapan ratusan mahasiswa yang akan diwisuda akhir Agustus mendatang.

Dalam pemaparannya, Wahyu mengajak peserta untuk meneladani warisan intelektual Islam yang pernah melahirkan pusat-pusat keilmuan, seperti Baitul Hikmah dan Universitas Al-Qarawiyyin.

Pada masa itu, ilmu agama dan sains modern hidup berdampingan tanpa adanya dikotomi. Mengutip Seyyed Hossein Nasr, ia menegaskan bahwa dalam Islam tidak pernah ada konflik mendasar antara agama dan sains.

Ia kemudian menjelaskan paradigma integrasi-interkoneksi yang diperkenalkan M Amin Abdullah. Integrasi keilmuan berarti menghubungkan kembali disiplin-disiplin yang terpisah.

Wahyu juga mengangkat pandangan Syed M Naquib Al-Attas tentang konsep ta’dib bahwa pendidikan sejati bukan sekadar transfer pengetahuan, melainkan penanaman adab.

Lebih lanjut, Wahyu mengaitkan visi Muhammadiyah sebagai Islam Berkemajuan dengan pengembangan UM Bandung sebagai Islamic Technopreneurial University.

Konsep ini memadukan AIK (Al-Islam Kemuhammadiyahan) dengan sains, teknologi, dan kewirausahaan. Menurutnya, amal saleh yang berlandaskan nilai Islam akan melahirkan kehidupan yang baik dan bermanfaat bagi banyak orang.

Dalam sesi studi kasus, Wahyu mencontohkan penerapan integrasi keilmuan di UIN Sunan Kalijaga serta pada prodi Pendidikan Agama Islam UM Bandung yang memadukan nilai keislaman, teknologi pendidikan, dan edupreneurship.

Ia juga mengutip pandangan Azyumardi Azra bahwa pendidikan tinggi Islam harus mampu menjaga tradisi sekaligus berinteraksi dengan modernitas.

”Meski demikian, tantangan masa depan bukan sekadar membangun kembali masa lalu, melainkan merekonstruksi pemikiran untuk menjawab kebutuhan zaman. Sains harus melayani nilai dan nilai harus menjadi penuntun sains. Mahasiswa diharapkan mampu menjadi penghubung antara ayat kauniah (alam) dan ayat qauliah (wahyu),” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kesadaran untuk merenungi tanda-tanda kebesaran Allah di alam semesta dan dalam diri manusia sebagai dorongan berpikir kritis dan kreatif. Dengan begitu, lulusan universitas Islam tidak hanya unggul dalam pengetahuan, tetapi berkarakter dan berdaya saing global.

Wahyu menutup paparannya dengan harapan agar para lulusan UM Bandung menjadi agen perubahan yang berilmu, berakhlak, dan siap berkontribusi membangun peradaban.

Menurutnya, memadukan kekuatan nilai Islam dan sains modern merupakan kunci untuk melahirkan generasi yang mampu menjawab tantangan masa depan.***(FA)

  • Penulis: Feri Anugrah

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUT ke-80 Jawa Tengah: Pemprov dan Muhammadiyah Perkuat Sinergi Pembangunan

    HUT ke-80 Jawa Tengah: Pemprov dan Muhammadiyah Perkuat Sinergi Pembangunan

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Feri Anugrah
    • 0Komentar

    BATANG – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Provinsi Jawa Tengah berlangsung khidmat di Lapangan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Selasa (19/8). Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memimpin langsung upacara yang dihadiri jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta tamu undangan dari berbagai elemen masyarakat. Momentum peringatan kali ini menjadi lebih bermakna […]

  • Muhammadiyah Gandeng VIDA Perkuat Sistem e-KTAM dan Perlindungan Data Anggota

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle Feri Anugrah
    • 0Komentar

    FAIUMBANDUNG.ID, Yogyakarta – Dalam upaya memperkuat sistem keanggotaan digital dan meningkatkan perlindungan data umat, Pimpinan Pusat Muhammadiyah resmi menggandeng VIDA penyedia identitas digital yang tersertifikasi sebagai Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE). Kerja sama ini menjadi bagian dari langkah besar transformasi digital Muhammadiyah melalui peluncuran e-KTAM (Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah Elektronik). Melalui Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) […]

  • Jihad Besar Muhammadiyah Satukan Umat Islam dengan Kalender Hijriah Global Tunggal

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Feri Anugrah
    • 0Komentar

    FAIUMBANDUNG.ID, Bandung – Dalam kajian Gerakan Subuh Mengaji (GSM) Aisyiyah Jawa Barat belum lama ini, dosen prodi Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Bandung Ihsan Imaduddin menjelaskan urgensi penerapan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Kalender yang baru diluncurkan oleh Muhammadiyah ini dirancang untuk menggantikan beragam sistem kalender hijriah lokal yang selama ini digunakan oleh umat Islam di […]

  • Company Visit Jadi Jembatan Teori dan Praktik Bagi Mahasiswa Manajemen UM Bandung

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Feri Anugrah
    • 0Komentar

    FAIUMBANDUNG.ID,Karawang – Dalam menghadapi era modern yang serba digital dan kompetitif, mahasiswa dituntut untuk memiliki kemampuan berpikir kritis dan adaptif agar mampu bersaing di dunia kerja. Hal itu disampaikan oleh Kaprodi Manajemen UM Bandung Indra Sasangka saat menjelaskan pentingnya kegiatan company visit yang dilaksanakan oleh program studi Manajemen UM Bandung. Indra menegaskan bahwa kampus sebagai […]

  • UM Bandung Siapkan Mahasiswa Terjun ke Desa Lewat KKN CERMARA 2025

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle Feri Anugrah
    • 0Komentar

    FAIUMBANDUNG.ID, Bandung – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Bandung (UM Bandung) akan menyelenggarakan Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2025 bagi 1.170 mahasiswa peserta KKN serta 70 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Kegiatan ini akan berlangsung pada Jumat–Sabtu, 1–2 Agustus 2025, sebagai bagian dari persiapan sebelum mahasiswa terjun ke masyarakat. Tema KKN […]

  • Kuliah Gratis dan Disediakan Asrama, Ini Program Beasiswa PUPM UM Bandung

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Feri Anugrah
    • 0Komentar

    FAIUMBANDUNG.ID, Bandung – Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung kembali membuka kesempatan emas bagi para lulusan pesantren untuk melanjutkan pendidikan tinggi melalui program Beasiswa Pendidikan Ulama dan Ustadz Pesantren Muhammadiyah (PUPM). Program ini bertujuan mencetak kader ulama dan ustadz unggul yang siap mengabdi dan membina umat di lingkungan pesantren Muhammadiyah. Kapa waktu pendaftarannya? Pendaftaran beasiswa ini dibuka […]

expand_less