Danesh, Siswa SDI Al-Falah 1 Pagi Jakarta Siap Berlaga di Kejurnas Panahan 2025
- account_circle Feri Anugrah
- calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
FAIUMBANDUNG.ID, Jakarta – Siapa bilang anak SD belum bisa mengharumkan nama daerahnya? Athar Danesh Firmansyah, atau yang akrab disapa Danesh, siswa kelas 4 dari SDI Al-Falah 1 Pagi Jakarta Barat, akan mewakili DKI Jakarta dalam ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panahan Junior 2025 untuk kategori U13-U18. Kejuaraan ini akan digelar di Kudus, Jawa Tengah, mulai 28 Juni hingga 5 Juli 2025.
Danesh tidak sendiri. Ia tergabung bersama tiga rekan lainnya: Albie, Akhdan, dan Keevana yang juga merupakan atlet dari Segar Archery School Meruya, di bawah asuhan Coach Duan Novsilas. Klub ini aktif membina atlet muda dan turut berkontribusi dalam mencetak bibit panahan berprestasi dari Jakarta.
Yang membanggakan, SDI Al-Falah 1 Pagi menjadi salah satu sekolah dasar di Jakarta yang siswanya turut bertanding di ajang nasional ini. Dari total 871 atlet dari 28 provinsi, Jakarta mengirimkan 79 atlet terbaiknya—dan Danesh salah satunya.
Dukungan sekolah
Prestasi Danesh ini mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah. Zailani, Koordinator Bidang Kesiswaan SDI Al-Falah 1 Pagi, menyampaikan rasa bangganya.
“Ananda Danesh adalah salah satu siswa kebanggaan sekolah. Prestasinya di bidang panahan membuktikan bahwa potensi anak bukan hanya di ruang kelas. Terima kasih Danesh sudah membawa nama baik Al-Falah 1 ke tingkat nasional,” ujar Zailani.
Sementara itu, Evi, Wali Kelas Danesh, juga mengungkapkan rasa bahagianya. “Danesh anak yang tekun, disiplin, dan selalu semangat. Ia juga aktif dan suportif di kelas. Saya bangga bisa mendampingi Danesh dalam perjalanan prestasinya. Semoga sukses di Kudus, Danesh,” kata Evi.
Lebih dari sekadar lomba
Kejurnas Panahan ini bukan hanya tentang membidik target. Ini adalah panggung pembelajaran karakter bagi anak-anak. Melatih fokus, ketenangan, sportivitas, dan tentu saja kerja keras. Semua nilai ini dibawa Danesh ke arena.
Bahkan, Ketua PB Perpani Arsjad Rasjid menyebut bahwa Kejurnas ini adalah tempat tumbuhnya calon atlet masa depan. “Selamat bertanding untuk 871 atlet muda Indonesia dari 28 provinsi. Kalianlah harapan masa depan olahraga panahan nasional,” imbuhnya.
Cerita Danesh menjadi pengingat bagi kita semua bahwa dukungan terhadap minat dan bakat anak, sekecil apa pun itu, bisa membawa mereka ke panggung nasional. Semangat Danesh adalah semangat anak Indonesia: gigih, berprestasi, dan penuh potensi.
Selamat bertanding Danesh. Tetap rendah hati, terus fokus, dan bidik yang terbaik.***
- Penulis: Feri Anugrah