Breaking News
light_mode
Beranda » News » Lulusan Prodi Hukum Keluarga Islam Tidak Melulu Jadi Advokat, Bisa Berkarier di Mana Saja

Lulusan Prodi Hukum Keluarga Islam Tidak Melulu Jadi Advokat, Bisa Berkarier di Mana Saja

  • account_circle Feri Anugrah
  • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

FAIUMBANDUNG.ID, Bandung – Ketua Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung, Yudi Daryadi, menegaskan bahwa prodi HKI memiliki prospek karier yang sangat terbuka lebar bagi para lulusannya.

Tak hanya terbatas menjadi hakim atau pengacara, lulusan HKI juga dapat berkiprah sebagai konsultan hukum, akademisi, hingga praktisi kebijakan yang memahami dinamika sosial dan hukum Islam secara mendalam.

Menurut Yudi, mahasiswa yang ingin masuk ke program studi HKI sebenarnya tidak harus memiliki kemampuan khusus di awal.

Namun, sangat dianjurkan memiliki sensitivitas sosial, rasa tanggung jawab terhadap kemanusiaan, serta kemampuan dasar dalam bahasa Arab dan Inggris.

Ketiga aspek ini penting agar mahasiswa mampu memahami konteks hukum keluarga Islam yang tidak lepas dari perubahan sosial dan tantangan global.

Program studi HKI UM Bandung menawarkan pembelajaran yang tidak hanya berbasis pada teks normatif, tetapi juga responsif terhadap realitas masyarakat.

Mahasiswa dibekali pemahaman mendalam mengenai isu-isu penting seperti perceraian, perlindungan anak dan perempuan, serta penguatan nilai-nilai keluarga dalam masyarakat muslim Indonesia.

Semua ini disampaikan melalui pendekatan interdisipliner yang menggabungkan hukum Islam, hukum nasional, dan pemikiran kontemporer.

Salah satu keunikan kurikulum HKI adalah pembelajaran ilmu hisab dan rukyat yang berkaitan dengan penentuan kalender Islam.

“Materi ini penting dalam memahami penetapan awal bulan Ramadan, Idul Fitri, hingga Idul Adha yang sering kali menjadi perdebatan di masyarakat,” katanya seperti dikutip dari YouTube UM Bandung pada Rabu (16/07/2025).

Mahasiswa tidak hanya belajar secara teoritis. Namun, didorong untuk memberikan kontribusi ilmiah dalam menyelesaikan persoalan keumatan melalui pendekatan yang akurat dan ilmiah.

Yudi menjelaskan bahwa meningkatnya angka perceraian di pengadilan agama menjadi fokus utama dalam studi hukum keluarga Islam.

Mahasiswa tidak hanya diajak memahami regulasi hukum. Namun, dilatih untuk menganalisis akar masalah sosial dan mencari solusi berbasis nilai keadilan dan kemanusiaan.

Hal ini menunjukkan bahwa lulusan HKI tidak hanya menjadi ahli hukum, tetapi juga agen perubahan dalam masyarakat.

Prodi HKI UM Bandung juga memiliki legitimasi akademik yang kuat karena gelar sarjana hukum yang diperoleh setara dengan lulusan fakultas hukum pada umumnya.

Artinya, lulusan HKI memiliki hak dan peluang yang sama untuk meniti karier di bidang hukum profesional, baik sebagai hakim, advokat, maupun pejabat negara.

Kesetaraan ini menunjukkan bahwa kualitas pendidikan di HKI tidak kalah saing dengan prodi hukum lain yang lebih umum.

Lebih dari itu, program HKI sangat menekankan pentingnya perlindungan kelompok rentan seperti perempuan dan anak dalam sistem hukum.

Mahasiswa diajak memahami isu-isu ketimpangan, diskriminasi, dan hak asasi manusia yang relevan dengan kondisi masyarakat saat ini.

Dengan demikian, mereka mampu merumuskan kebijakan atau memberikan pendampingan hukum yang berorientasi pada keadilan sosial.

Yudi Daryadi mengajak calon mahasiswa untuk tidak ragu memilih prodi HKI UM Bandung sebagai tempat menimba ilmu hukum yang sarat nilai dan relevan dengan tantangan zaman.

Melalui pendidikan yang menyentuh aspek spiritual, sosial, dan akademik, program studi HKI siap mencetak generasi sarjana hukum Islam yang kompeten, berdaya saing, dan siap mengabdi untuk kemajuan umat dan bangsa.***

  • Penulis: Feri Anugrah

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUT ke-80 Jawa Tengah: Pemprov dan Muhammadiyah Perkuat Sinergi Pembangunan

    HUT ke-80 Jawa Tengah: Pemprov dan Muhammadiyah Perkuat Sinergi Pembangunan

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Feri Anugrah
    • 0Komentar

    BATANG – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Provinsi Jawa Tengah berlangsung khidmat di Lapangan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Selasa (19/8). Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memimpin langsung upacara yang dihadiri jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta tamu undangan dari berbagai elemen masyarakat. Momentum peringatan kali ini menjadi lebih bermakna […]

  • Era Digital Tuntut Pemimpin Kreatif, Inovatif, dan Berbasis Data

    Era Digital Tuntut Pemimpin Kreatif, Inovatif, dan Berbasis Data

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Feri Anugrah
    • 0Komentar

    BANDUNG – Ketua Lembaga Pondok Pesantren Muhammadiyah PWM Jawa Barat Agus Abdul Rahman menegaskan bahwa lulusan PTMA perlu memiliki rencana dan arah hidup yang jelas setelah wisuda sebagai tanda berakhirnya masa perkuliahan. Ia menambahkan, akan lebih baik jika persiapan itu sudah dilakukan sejak jauh hari agar langkah ke depan semakin terarah. Pesan itu ia sampaikan […]

  • UM Bandung Bersama Rumah Zakat Satukan Misi Untuk Bangun SDM Unggul dan Peduli Sosial

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Feri Anugrah
    • 0Komentar

    FAIUMBANDUNG.ID, Bandung – Sebanyak 20 mahasiswa Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung menerima bantuan beasiswa dari Rumah Zakat sebagai bentuk dukungan dana pendidikan. Penyerahan bantuan tersebut digelar di Ruang Pertemuan UM Bandung, Jalan Soekarno-Hatta Nomor 752, pada Rabu (23/07/2025). Wakil Rektor III UM Bandung Dr Zamah Sari MAg menyampaikan apresiasinya atas kontribusi Rumah Zakat yang terus menunjukkan […]

  • Generasi Sandwich Harus Tangguh Secara Finansial dan Spiritual

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Feri Anugrah
    • 0Komentar

    FAIUMBANDUNG.ID, Bandung – Dosen program studi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Bandung Hendriyana mengatakan bahwa fenomena generasi sandwich bukanlah beban. Namun, amanah dan ladang pahala yang harus dijalankan dengan ikhlas, sabar, dan perencanaan yang bijak. Pernyataan ini disampaikannya dalam kajian Gerakan Subuh Mengaji (GSM) Aisyiyah Jawa Barat beberapa waktu lalu. GSM kali ini membahas dinamika sosial dan […]

  • Dosen PIAUD UM Bandung Ukir Prestasi Lewat Beasiswa PhD di Kampus Malaysia

    Dosen PIAUD UM Bandung Ukir Prestasi Lewat Beasiswa PhD di Kampus Malaysia

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG – Semangat untuk terus belajar dan mengembangkan diri tak pernah padam di Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung. Sejak berdiri pada 2016, kampus ini konsisten mendorong para dosennya untuk melanjutkan studi hingga jenjang tertinggi, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Salah satu kabar membanggakan datang dari Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD). Lilis […]

  • Perkuat Pendidikan Bermutu di Jabar, BBPMP dan PWA Jalin Kerja Sama Strategis

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Feri Anugrah
    • 0Komentar

    FAIUMBANDUNG.ID, Bandung — Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Barat menjalin sinergi penting dengan Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Jawa Barat dalam rangkaian Milad ke-108 M/111 H dan Musyawarah Pimpinan Wilayah (Musypimwil) I Aisyiyah Jawa Barat. Kegiatan ini berlangsung di Pesantren Aisyiyah Boarding School (ABS) Bandung, Baleendah, Jumat (27/06/2025), dan mengangkat tema “Memperkokoh Ketahanan […]

expand_less