Breaking News
light_mode
Beranda » PIAUD » Keluarga Adalah Madrasah Pertama, Jika Runtuh Maka Generasi Ikut Terancam

Keluarga Adalah Madrasah Pertama, Jika Runtuh Maka Generasi Ikut Terancam

  • account_circle Feri Anugrah
  • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG — Pemberitaan mengenai kasus inses atau hubungan seksual antaranggota keluarga sedarah belakangan ini ramai di Indonesia. Terlebih di media sosial. Padahal, praktik inses merupakan pelanggaran berat secara hukum, moral, dan agama.

Hal tersebut menjadi perhatian serius dari Dekan Fakultas Sosial dan Humaniora Universitas Muhammadiyah Bandung Dr Irianti Usman MA saat menjadi narasumber dalam kegiatan Gerakan Subuh Mengaji Aisyiyah Jawa Barat belum lama ini.

Dalam kajiannya, Irianti menegaskan bahwa inses tidak hanya persoalan perilaku menyimpang. Namun, mencerminkan krisis akhlak, iman, dan lemahnya struktur keluarga.

Minimnya pendidikan seksual islami, maraknya pornografi, dan lingkungan rumah yang tidak aman memperparah kondisi ini. “Selain itu, tekanan ekonomi dan trauma masa kecil juga menjadi pemicu siklus kekerasan dalam keluarga,” ujar Irianti.

Dari perspektif psikologi Islam, manusia terdiri atas jasmani, ruhani, dan akal. Ketika nafsu (an-nafsu al-ammarah) tidak dikendalikan oleh iman dan takwa, kehancuran moral bisa terjadi.

Dalam konteks ini, kata Irianti, keluarga yang gagal membangun nilai-nilai tarbiyah ruhiyah dan peran qawwam (kepemimpinan ayah) akan membuka celah pada terjadinya pelanggaran seksual dalam rumah tangga.

Larangan tegas terhadap inses telah dijelaskan dalam Al-Quran Surah An-Nisa ayat 23 yang melarang segala bentuk hubungan seksual dengan keluarga sedarah.

Menurut Irianti, ayat ini tidak hanya berbicara soal pernikahan, tetapi mencakup perlindungan terhadap kehormatan dan fitrah kemanusiaan.

Dampak psikologis dan spiritual

Kasus inses membawa dampak psikologis dan spiritual yang berat. Korban kerap mengalami trauma jangka panjang, sedangkan pelaku bisa terjebak dalam rasa bersalah yang mendalam.

Dalam banyak kasus, struktur keluarga rusak dan nilai-nilai moral generasi berikutnya ikut hancur. Tak jarang korban juga menderita gangguan, seperti PTSD, kecemasan, bahkan kehilangan kepercayaan terhadap orang lain.

Sebagai solusi, Irianti mendorong penerapan pendidikan seksual islami sejak dini yang seimbang antara ilmu dan nilai spiritual.

Selain itu, penting juga untuk menguatkan peran ayah sebagai pelindung keluarga, membatasi akses anak terhadap media tidak sehat, serta menyediakan layanan konseling islami dan psikoterapi bagi korban ataupun pelaku.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran masyarakat. Budaya menutupi kasus karena rasa malu harus diubah menjadi budaya peduli dan berani melapor.

“Keluarga sakinah harus diwujudkan sebagai benteng utama moralitas dan komunikasi yang sehat dalam rumah tangga menjadi kunci utama pencegahan,” tandasnya.

Sebagai penutup, Irianti mengingatkan bahwa keluarga adalah madrasah pertama bagi anak. Jika keluarga rusak, maka generasi pun terancam.

Oleh karena itu, ia mengajak semua pihak untuk membangun keluarga berdasarkan iman, adab, dan cinta—sebagai fondasi peradaban yang beradab dan bermartabat.***(FA)

  • Penulis: Feri Anugrah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lulusan UM Bandung Harus Jadi Agen Perubahan Berilmu dan Berakhlak

    Lulusan UM Bandung Harus Jadi Agen Perubahan Berilmu dan Berakhlak

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Feri Anugrah
    • 0Komentar

    BANDUNG – Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat Wahyu Srigutomo menegaskan bahwa integrasi keilmuan menjadi kebutuhan strategis bagi universitas Islam. Termasuk juga Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung. Pesan tersebut ia sampaikan dalam kegiatan Baitul Arqam Purna Studi yang digelar Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Al-Islam Kemuhammadiyahan (LPPAIK) UM Bandung di Auditorium KH Ahmad Dahlan, Kamis […]

  • Kreativitas Mahasiswa Agribisnis UM Bandung Hadirkan Kodaya, Kopi Celup Praktis Rasa Nusantara

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Feri Anugrah
    • 0Komentar

    FAIUMBANDUNG.ID, Bandung — Dalam rangka memeriahkan puncak perayaan milad ke-9 Universitas Muhammadiyah Bandung, para mahasiswa dari berbagai program studi turut meramaikan bazar makanan dan minuman yang digelar di halaman kampus utama, Jalan Soekarno-Hatta Nomor 752, pada Senin (30/06/2025) lalu. Salah satu stan yang menarik perhatian pengunjung adalah stan Kopi Muda Berkarya atau disingkat Kodaya. Kodaya […]

  • Prof Afif Jelaskan Politik Bukan Musuh Umat Islam, Tapi Instrumen Perubahan!

    Prof Afif Jelaskan Politik Bukan Musuh Umat Islam, Tapi Instrumen Perubahan!

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG – Dekan Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung Afif Muhammad menilai bahwa politik pada masa lalu kerap dipersepsikan sebagai sesuatu yang identik dengan keburukan. Bahkan, berkembang anggapan bahwa seseorang akan tersingkir dari lingkaran kekuasaan jika tidak terlibat dalam praktik-praktik negatif di dunia politik.Hal tersebut disampaikan Afif saat memberikan sambutan dalam kuliah umum bertajuk […]

  • Tari, Puisi, dan Pantun! Panggung Ceria TK Labschool UM Bandung Bikin Bangga

    • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
    • account_circle Feri Anugrah
    • 0Komentar

    FAIUMBANDUNG.ID, Bandung – Taman Kanak-kanak (TK) Labschool Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung sukses menggelar acara pelepasan dan pentas seni bertema ”Wonderful Indonesia” pada Sabtu (28/06/2025). Kegiatan yang berlangsung meriah ini dilaksanakan lantai dua gedung UM Bandung, Jalan Soekarno-Hatta Nomor 752, dan menjadi momen istimewa bagi para siswa, guru, dan orang tua yang hadir. Acara ini diramaikan […]

  • Sosialisasi Akreditasi 2.0 LAM INFOKOM Digelar Serentak, UM Bandung Ambil Peran Strategis

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Feri Anugrah
    • 0Komentar

    FAIUMBANDUNG.ID, Bandung – Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung menjadi tuan rumah dalam kegiatan Sosialisasi dan Pendalaman Instrumen Akreditasi 2.0 Lembaga Akreditasi Mandiri Informatika dan Komputer (LAM INFOKOM) tahun 2025 untuk wilayah LLDIKTI IV. Kegiatan ini dilaksanakan di Auditorium KH Ahmad Dahlan, lantai tiga UM Bandung, Jalan Soekarno-Hatta Nomor 752, Senin (16/06/2025), diikuti oleh perwakilan berbagai perguruan […]

  • Menjelang Arafah: Malam yang Tak Biasa untuk Hamba yang Merindu

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Feri Anugrah
    • 0Komentar

    Oleh: Nashrul Mu’minin* MALAM menjelang 9 Dzulhijjah bukan malam biasa. Di langit-langit rumah, kamar, atau musala, banyak hamba yang menyimpan harapan dalam hening. Ada yang bersimpuh dalam sujud panjang, ada pula yang membisikkan permohonan dengan suara nyaris tak terdengar. Malam itu adalah pintu menuju salah satu hari terbaik di sisi Allah: Hari Arafah, hari yang […]

expand_less