DR. Hendar Riyadi menyampaikan sambutan dalam Masa Ta’aruf Mahasiswa

 

Bandung ,15 September 2017, STAI Muhammadiyah Bandung laksanakan Masa Ta’aruf Mahasiswa (Masta), Masta yang bertempat di Aula STAI Muhammadiyah Bandung diikuti oleh 140 Mahasiswa, kegiatan ini merupakan sarana saling menegenal antara Mahasiswa dengan Dosen, dan lingkungan kampus, dengan tema “Mewujudkan Insan Islam yang tercerahkan”.  Ada yang berbeda tahun ini dengan tahun sebelumnya, tahun sebelumnya Masta disatukan dengan kegiatan Darul Arqom Dasar Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah(DAD IMM), tetapi tahun sekarang dilaksakan terpisah dengan DAD IMM. Hal ini senada dengan pemaparan ketua Pelaksana Taufik Maulana “esensi dari ta’aruf ini adalah sebagai sarana saling mengenal antara Mahasiswa dengan Dosen dan lingkungan kampus, sekaligus mengenal Unit Kegiatan Mahasiswa didalamnya” Ujarnya dalam sambutan.

Selain itu Ketua STAI Muhammadiyah Bandung DR. Hendar Riyadi,M.Ag, menjelaskan bahwa fasilitas STAI Muhammadiyah Bandung, apabila dibandingkan dengan kampus – kampus lain memang jauh berbeda, tetapi Kampus STAIMB memiliki Dosen- Dosen yang berkomitmen tinggi untuk mencerahkan Mahasiswa STAI Muhammadiyah Bandung, “Fasilitas kampus ini memang jauh berbeda dengan kampus lain, tapi kami memiliki Dosen – Dosen yang komitmen tinggi” Ujarnya dengan senyuman manis dihadapan para Mahasiswa.

Lebih lanjut Dr. Hendar memberikan alasan mengapa Masta hari ini mengangkat tema “Mewujudkan Insan Islami Yang Tercerahkan”. Islam memiliki Pendidikan akhlaq yang ditekankan sejak zaman Rasulullah hingga pemikir- pemikir kontemporer. Insan yang islami adalah Insan yang berakhlaq, apabila dilihat manusia terdiri dari Jasad dan ruh, yang sudah pasti  jasad akan dibelatungi, sehingga yang harus dipoles oleh seluruh Mahasiswa adalah ruh.

Dan ini tergambar dari apa yang ditulis oleh Al Ghazali dalam karyanya Ihya Al Ulumuddin yang mengutip hadits “Bahwa malaikat tidak akan masuk kedalam suatu rumah apabila terdapat anjing di rumah tersebut. Al Ghazali menganalogikan ilmu sebagai malaikat, rumah sebagai kita, dan anjing adalah penyakit yang ada didalam hati, maka yang paling baik dalam mencari Ilmu adalah penyucian diri dibarengi dengan nilai – nilai Tauhid sebagai fondasi.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *